Langsung ke konten utama

Postingan

Pandangan Islam Tentang Muslimah yang Lepas dan Pasang Jilbab

Seorang wanita muslimah yang sudah baligh memang di wajibkan untuk menutupi auratnya. Namun tak banyak pula yang menyepelekan hal tersebut, apalagi dia tau itu wajib hukumnya. Berbagai alasan untuk menunda-nunda memakai jilbab, dari belum siap, belum dapat hidayah dan macam-macam alasannya. Tetapi yang lebih miris lagi ketika perempuan muslimah yang telah mendapatkan hidayah dan sudah memakai jilbab kemudian dengan sadar untuk melepaskan kembali jilbabnya. Mungkin saat masalah datang, dia dekat dengan Allah dan sadar untuk memakai jilbab, namun setelah masalahnya telah terselesaikan, dia kembali terjerumus rayuan setan untuk melepas jilbabnnya. Sungguh sayang sekali perbuatan yang dia lakukan, dia menganggap jilbab itu mainan yang bisa lepas pasang begitu saja. "Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri orang-orang mukmin: 'Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka'. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah u...

Amarah Sang Istri Reda Karena Istigfar

Seseorang menceritakan kisahnya, "Disuatu hari saya pulang ke rumah dalam keadaan letih dan penuh beban. Aku membuka pintu ketika tiba-tiba istri menunggu penuh tanda marah dan emosi. Dia langsung menjejaliku dengan berbagai pertanyaan. Saya tidak bisa menguasai diri, lalu menghadapinya dengan emosi dan amarah yang sama. Malam sudah larut, sementara debat dan marah terus berlanjut sampai menjelang Subuh. Akhirnya, istriku mengambil inisiatif meninggalkan rumah dan pergi ke rumah orang tuanya. Saya berusaha mengurungkan tekadnya tapi tidak berhasil, dia masuk kamar kami mempersiapkan tasnya untuk bergegas pergi. Saya meninggalkannya dan keluar dari rumah tanpa tahu kemana harus pergi, saya sangat emosional dan marah. Di samping rumahku terdapat sebuah masjid dan adzan sebentar lagi dikumandangkan. Saya masuk masjid, berwudhu, dan shalat dua rakaat. Tak lama kemudian adzan Subuh dikumandangkan, saya pun shalat Subuh berjamaah. Saya diam di masjid, beristigfar kepada Allah ...

Cara Membuat List / Daftar Item pada HTML

List item digunakan untuk mengelompokkan data baik berurutan (ordered list) maupun yang tidak berurutan (unordered list). Ordered List Untuk membuat list terurut nomor (ordered list), kita gunakan tag pembuka <ol> dan penutup </ol>, sedangkan untuk mendata setiap itemnya menggunakan tag <li> sebagai pembuka dan </li> sebagai penutup. Contoh: Daftar Hari:<br> <ol> <li>Senin</li> <li>Selasa</li> <li>Rabu</li> <li>Kamis</li> <li>Jumat</li> <li>Sabtu</li> <li>Minggu</li> </ol> Output: Unordered List Untuk membuat list tidak terurut nomor (Unordered list), kita gunakan tag pembuka <ul> dan penutup </ul>, sedangkan untuk mendara setiap itemnya menggunakan tag <li> sebagai pembuka dan </li> sebagai penutup. Contoh: Daftar Hari:<br> <ul> <li>Senin</li> <li>Selasa</li> ...

Cara Menyertakan Gambar pada HTML

Gambar di dalam suatu web page merupakan daya penarik bagi pengunjung suatu website. Umumnya website dilengkapi dengan gambar-gambar untuk membuat orang tertarik untuk melihat dan membaca isi yang ada di suatu website. Setiap gambar akan butuh waktu tambahan untuk download dan memperlambat awal penampilan suatu dokumen website. Untuk menyertakan sebuah image dalam dokumen web adalah <img src="nama_image"> Contoh: <img src="gambar.jpg" height="100px" width="200px" /> Teks Alternatif Untuk Image Atribut "alt" pada tag <img> menyediakan tempat untuk menampilkan teks pengganti gambar. Keterangan alternatif akan muncul jika kita menaruh mouse pointer di atas gambar agak lama. Contoh: <img src="gambar.jpg" alt="Belajar HTML" height="100px" width="200px" />

Menambah Kebaikan di Hari yang Fithri

Shalat Idul Fitri  merupakan kebaikan yang sangat ditekankan oleh Rasulullah saw, sampai-sampai beliau menyuruh segenap kaum muslimin dan muslimat untuk keluar rumah menuju ke tempat pelaksanaan shalat ied sekalipun seorang wanita tengah mengalami haid. Ummu Athiyyah mengatakan, "Rasulullah saw memerintahkan kami untuk mengeluarkan para gadis pingitan pada hari ied (untuk ikut serta dalam shalat ied)." Dikatakan kepada Nabi saw, 'bagaimana para wanita yang tengah haid?' beliau menjawab, "Hendaknya mereka menyaksikan kebaikan itu dan (ikut mengaminkan) doa yang dipanjatkan kaum muslimin." (HR. Abu Dawud, no. 1138) Mandi dan makan sebelum ied, serta berjalan menuju ke tempat shalat ied Sa'id bin al-Musayyib berkata, (Termasuk) sunnah pada hari Fithri adalah tiga hal: berjalan kaki menuju tempat shalat, makan sebelum keluar, dan mandi." (HR. Abdurrazaq di dalam al-Mushannaf, 3/309) Bertakbir ketika menuju ke tempat shalat ied Diriwayatkan b...

Kebaikan Hari Raya Idul Fitri

Hari raya Idul Fitri sebentar lagi dartang. Hari yang merupakan bagian dari rahmat Allah swt yang di berikan kepada kaum muslimin. Patutlah kiranya kita sebagai kaum muslimin bersyukur kepada Allah swt atas karunia-Nya yang agung tersebut. Karena terus berulangnya banyak kebaikan yang ada didalamnya. Sempurnanya puasa Ramadhan Melakukan puasa Ramadhan secara sempurna merupakan kebaikan yang sangat baik. Belum lagi bila kita melihat dari sisi keutamaanya, seperti : sebagai sarana pengampunan dosa, pelipatan ganda pahala yang banyak, pembiasaan diri dengan sesuatu yang baik, seperti : sabar dalam menjalankan ketaatan, sabar dari perbuatan maksiat, sabar menahan penderitaan haus dan lapar. Dan yang tak kalah besar keutamaanya adalah puasa menjadi penyebab dijauhkannya seorang hamba dari siksa Neraka, Rasulullah saw bersabda yang artinya, "Barang siapa berpuasa sehari di jalan Allah niscaya Allah menjauhkan wajahnya dari Neraka sejauh jarak perjalanan 70 tahun." (HR. al...

Sikap Toleransi yang Indah dalam Islam

Toleransi adalah konsep untuk menggambarkan sikap saling menghormati dan saling bekerjasama diantara kelompok-kelompok masyarakat yang berbeda baik secara etnis, bahasa, budaya maupun agama. Islam menawarkan toleransi dalam bentuk saling menghormati. Islam menyadari bahwa keragaman umat manusia dalam beragama dan berkeyakinan adalah kehendak Allah, karena itu tidak mungking disamakan. Dalam Al-Qur'an Allah swt berfirman yang artinya,   "dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua manusia yang ada di muka bumi. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang yang beriman semuanya?" Fakta historis toleransi juga dapat ditunjukkan melalui Piagam Madinah. Piagam ini adalah satu contoh mengenai prinsip kemerdekaan  beragama yang pernah dipraktikkan oleh Nabi Muhammad saw di Madinah. Di antara butir-butir yang menegaskan toleransi beragama adalah sikap saling menghormati di antara agama yang ada dan tidak saling menyakiti serta saling...

ARAB PRA ISLAM : Yahudi dan Kristen di Yaman

Raja-raja Yaman kadang dari keluarga Himyar yang sudah turun-temurun, kadang juga dari kalangan rakyat Himyar sampai pada waktu Dhu Nuwas al-Himyari berkuasa. Dhu Nuwas sendiri condong sekali kepada agama Musa (Yahudi), dan tidak menyukai penyembahan berhala yang telah manimpa bangsanya. Ia belajar agama ini dari orang-orang Yahudi yang pindah dan menetap di Yaman. Dhu Nuwas inilah yang disebut-sebut oleh ahli-ahli sejarah, yang termasuk dalam kisah "orang-orang yang membuat parit," dan menyebabkan turunya ayat: "Binasalah orang-orang yang telah membuat parit. Api yang penuh bahan bakar. Ketika mereka duduk di tempat itu. Dan apa yang dilakukan orang-orang beriman itu mereka menyaksikan. Mereka menyiksa orang-orang itu hanya karena mereka beriman kepada Allah Yang Maha Mulia dan Terpuji." (Qur'an 85:4-8) Cerita ini ringkasannya ialah bahwa ada  seorang pengikut Nabi Isa yang saleh bernama Phemiom telah pindah dari Kerajaan Romawi ke Najran. Karena orang in...

Shalat Tarawih Pada Zaman Nabi SAW

Nabi Muhammad saw telah melaksanakan dan memimpin shalat Tarawih. Bahkan beliau saw menjelaskan fadhilahnya, dan menyetujui jama'ah Tarawih yang dipimpin oleh sahabat Ubay bin Ka'ab. Berikut ini adalah dalil-dalil yang menjelaskan, bahwa shalat Tarawih secara berjama'ah disunnahkan oleh Nabi saw, dan dilakukan secara khusyu' dengan bacaan yang panjang. 1. Hadits Nu'man bin Basyir ra, Ia berkata: "Kami melaksanakan qiyamul lail (Tarawih) bersama Rasulullah saw pada malam 23 bulan Ramadhan, sampai sepertiga malam. Kemudian kami shalat lagi bersama beliau pada malam 25 Ramadhan (berakhir) sampai separuh malam. Kemudian beliau memimpin lagi pada malam 27 Ramadhan sampai kami menyangka tidak akan sempat mendapati sahur." [HR. Nasa'i, Ahmad, Al Hakim. Shahih] 2. Hadits Abu Dzar ra, Ia berkata: "Kami puasa, tetapi Nabi saw tidak memimpin kami untuk melakukan shalat (Tarawih), hingga Ramadhan tinggal tujuh hari lagi, maka Rasulullah saw mengim...

Hukum dan Fadhilah Shalat Tarawih

Shalat sunnah Tarawih merupakan shalat sunnah yg dikerjakan di malam hari setelah Shalat Isya pada bulan Ramadhan yang merupakan bulan penuh berkah dan diwajibkan seorang muslim untuk melaksanakan atau menunaikan ibadah puasa. Untuk hukum mengerjakan shalat Tarawih sendiri ialah sunnah muakkad yang bisa di artikan sunnah yang sangat diutamakan atau diharuskan untuk dikerjakan setiap umat Muslim di seluruh dunia karena shalat sunnah Tarawih bisa menjadi pelengkap puasa kita. Shalat Tarawih adalah bagian dari shalat nafilah (tathawwu’). Disebut Tarawih, karena setiap selesai dari empat rakaat, para jama'ah duduk untuk istirahat. Sedangkan Jumlah raka'at shalat Tarawih ini bisa 8 Raka'at seperti yg pernah diamalkan oleh Nabi Muhammad Saw dan bisa berjumlah 20 Raka'at seperti pernah diamalkan oleh sahabat Nabi saw, Umar bin Khathab. Hadits-Hadits Shalat Tarawih Aisyah ra ditanya: "Bagaimana shalat Rasulullah saw pada bulan Ramadhan?" Dia menjawab, "B...

Nisfu Sya'ban, Keistimewaan Sampai Amalannya

Seperti diketahui oleh banyak kalangan Muslim, bahwa malam nisfu Sya'ban adalah malam mulia. Sehingga mereka pun mengkhususkan amalan-amalan tertentu pada bulan tersebut. Apasih keistimewaan malam nifsu Sya'ban dari bulan lainya? Secara Umum Bulan Sya'ban Adalah  Bulan Mulia Bulan Sya'ban adalah bulan yang terletak sebelum bulan suci Ramadhan. Salah satu keistimewaannya, bulan tersebut adalah waktu dinaikkan amalan. Usamah bin Zaid pernah menanyakan kepada Rasulullah saw, bahwa ia tidak pernah melihat beliau melakukan puasa yang lebih semangat daripada puasa Sya'ban. Kemudian Rasulullah saw bersabda, ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ "Bulan Sya’ban –bulan antara Rajab dan Ramadhan- adalah bulan di saat manusia lalai. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta a...

Hadits dan Tata Cara Shalat Gerhana

Shalat gerhana adalah shalat yang dilaksanakan sebanyak 2 rakaat. Walau demikian beberapa ulama berselisih akan tata cara shalat gerhana. Ada yang berkata kalau shalat gerhana dilaksakan seperti sholat sunnah biasanya 2 rakaat dengan pada setiap rakaatnya ada gerakan sekali rukuk dan dua kali sujud. Tetapi ada juga yang mempunyai pendapat bahwa sholat gerhana dilaksanakan sebanyak dua kali rakaat dan pada setiap rekaatnya ada dua kali rukuk dan dua kali sujud. Dan pendapat yang terakhir itulah yang lebih kuat sehingga banyak diambil oleh para mayoritas para ulama. (Shohih Sayid Sabiq Sunnah, 1: 435-437) Hadits-Hadits Shalat Gerhana Mungkin beberapa orang dari kita masih belum mengetahui bagaimana tata cara shalat gerhana. Berikut ini ada beberapa hadits-hadits yang tegas mengenai tentang cara sholat gerhana, berikut hadits-haditsnya: "Aisyah menuturkan bahwa gerhana matahari pernah terjadi pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Lantas beliau shallalla...

Doa Buka Puasa Sesuai Hadits Shahih

Doa buka puasa yang sering kita dengar dan diajarkan oleh guru-guru madrasah kita memang sudah mahsyur dan sudah tidak asing di telinga kita. Mahsyur bukan menjadi jaminan, termasuk doa buka puasa yang sudah terkenal di masyarakat, belum tentu shahih derajatnya. Lantas seperti apa doa buka puasa yang shahih dan sesuai ajaran Rasulullah saw. Terdapat sebuah hadits shahih tentang doa berbuka puasa, yang diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah. "Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki" (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud [2/306, no. 2357] dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678) Periwayat hadits adalah Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma. Pada awal hadits terdapat redaksi, "Abdullah bin Umar berkata, 'Jika ...

Keutamaan Shalat Dhuha

Shalat adalah tiang Agama sebagaimana yang di sebutkan di dalam rukun Islam yang ke-2 yaitu mendirikan shalat, shalat merupakan sebuah alat komunikasi langsung dari hamba kepada Sang Pencipta tanpa perantara. Meskipun tergolong shalat sunnah, tetapi shalat sunah Dhuha memiliki banyak keutamaan-keutamaan yang rugi kalau di sia-siakan begitu saja. Meskipun kita tidak berdosa jika tidak mengerjakannya, akan tetapi mengingat banyak kelebihan di dalam shatat tersebut, alangkah baiknya kita tidak melewatkannya. Banyak yang belum memahami keutamaan shalat yang satu ini. Ternyata shalat Dhuha bisa senilai dengan sedekah dengan seluruh persendian . Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu 'alihi wa sallam bersabda,   يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَان...

Pentingnya Menjaga Pandangan

Kita hidup di dunia ini bukan tanpa bekal, Allah swt menciptkan manusia dengan banyak nikmat, yang mana nikmat tersebut untuk bekal kita hidup mengembara di dunia ini sampai tiba waktu kembali. Nikmat-nikmat yang kita dapatkan seharusnya kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mencari ridho Sang Pencipta Allah swt. Seperti halnya nikmat mata yang dapat melihat dan memandang dunia ini dengan jelas, yang sering kali disalah gunakan untuk memandang hal-hal yang haram dan dilarang Allah swt. Allah swt memerintahkan kita agar menundukkan pandangan kita, di dalam firmanNya, قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman,'Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.'" (QS. An-Nur [24] : 30). I...

Pentingnya Menjaga Lisan

Penyalahgunaan lisan seseorang itu menentukan dia ke surga atau ke neraka, disenangi orang atau dibenci orang hanya dari lisan saja. Jadi, lisan punya peran penting dalam kehidupan seseorang. Karena itu,  agama menganjurkan berpikirlah lebih dulu sebelum berkata-kata agar kata tak sekedar kata tak bernilai. Agar kata punya makna, agar kata bisa menyelamatkan diri sendiri dan tidak menyinggung atau menyakiti perasaan orang lain.  Imam Nawawi dalam syarah Hadits Arbain menyebutkan bahwa Imam Syafi’i mengatakan, "Apabila seseorang hendak berbicara, maka hendaklah ia berpikir terlebih dahulu. Jika dia merasa bahwa ucapan tersebut tidak merugikannya, silahkan diucapkan, jika dia merasa ucapan tersebut ada mudharatnya atau ia ragu, maka ditahan (jangan bicara)." ibnu mas'ud berkata, "tidak ada sesuatu yang harus dipuasakan dan dipenjarakan paling lama dibandingkan lisan seseorang" . Karna ucapan ada pertanggung jawabannya berbeda dengan mendengar. Rasulull...

Keutamaan Membaca Al-Qur'an

Sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan, yang dimana bulan suci umat Islam dan bulan Ramadhan merupakan bulan Al-Qur'an. Pada bulan inilah Al-Qur'an diturunkan oleh Allah swt, oleh sebab itu mari kita sambut bulan suci yang penuh berkah ini dengan bangga karena setiap amal ibadah yang kita lakukan pada bulan Ramadhan akan diganjar pahala yang berlipat ganda. Diantara amal ibadah yang sangat ditekankan untuk diperbanyak pada bulan Ramadhan adalah membaca Al-Qur'anul Karim. Banyak sekali hadits-hadits Nabi saw yang menyebutkan tentang keutamaan membaca Al-Qur'an. Diantaranya : Dari shahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu : Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِه "Bacalah oleh kalian Al-Qur'an. Karena ia (Al-Qur`an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya." [HR. Muslim 804] ...

Luangkan Waktu Untuk Membaca Al-Qur'an

Seringkali kita asyik dengan kesibukan dunia, agama seakan menjadi nomor dua. Amalan-amalan wajibpun dikerjakaan hanya karna keharusan yang penting mengerjakan, apalagi yang sunnah, mungkin tak akan pernah tersentuh. Al-Qur'an sebagai pedoman dan buku petunjuk bagi orang beriman, kini hanya sebagai pajangan rak buku, masih tertata rapih karna tidak pernah dibuka apalagi dibaca. Sesungguhnya ketenangan dan ketentraman dapat diperoleh dari Al-Qur'an. Dari Abdullah bin Mas’ud radiallohu ‘anhu Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka baginya kebaikan sepuluh kali lipat, aku tidak mengatakan Alif Lam Mim satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, Mim satu huruf.” (Shahih HR.Tirmidzi) Al-Qur’an menjadi penasihat, penawar hati yang sedang gelisah-gundah gulana, melapangkan dada yang terasa sempit dan menjernihkan fikiran yang sedang kacau. Ia menjadi petunjuk dan rahmat bagi manusia, sedangk...

Sebab Terjadinya Musibah Karena Perbuatan Maksiat

Al-Qur'an al-Karim telah menyebutkan beberapa sebab terjadinya musibah, berikut bagaimana Allah menghilangkan musibah tersebut dari para hambaNya. Diantaranya adalah Firman Allah, ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ لَمْ يَكُ مُغَيِّرًا نِعْمَةً أَنْعَمَهَا عَلَىٰ قَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ "Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan meubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu meubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri." (Al-Anfal: 53).   وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ "Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)." (Asy-Syura: 30).  ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ "Telah namp...

Api Dunia Dan Api Neraka

Ketika Nabi Adam as diturunkan ke bumi, beliau tidak lagi memperoleh makanan secara mudah seperti di surga. Beliau harus bekerja keras untuk memperoleh buah-buahan atau daging untuk dimakan. Ketika beliau memperoleh binatang buruan dan menyembelihnya, ternyata tidak bisa langsung dimakan begitu saja karena masih mentah dan tentunya tidak enak. Karena itu beliau berdoa kepada Allah agar diturunkan api untuk memasak. Maka Allah swt mengutus Malaikat Jibril meminta sedikit api kepada Malaikat Malik di neraka, untuk keperluan Nabi Adam tersebut. Malik berkata, "Wahai Jibril, berapa banyak engkau menginginkan api??" Jibril berkata, "Aku menginginkan api neraka itu seukuran buah kurma!!" Malik berkata, "Jika aku memberikan api neraka itu seukuran buah kurma, maka tujuh langit dan seluruh bumi akan hancur meleleh karena panasnya!!" Jibril berkata, "Kalau begitu berikan saja kepadaku separuh buah kurma saja!!" Malik berkata lagi, "Jika...