Langsung ke konten utama

ARAB PRA ISLAM : Agama-agama Kristen dan Majusi


Setelah datang ijin Tuhan kepadanya supaya ia membimbing umat di tengah-tengah Firaun yang berkata kepada rakyatnya : "Akulah tuhanmu yang tertinggi" iapun berhadapan dengan Firaun sendiri dan tukang-tukang sihirnya, sehingga akhirnya terpaksa ia bersama-sama orang-orang Israil yang lain pindah ke Palestina.

Dan di Palestina ini pula dilahirkan Isa, Ruh dan Firman Allah yang ditiupkan ke dalam diri Mariam. Setelah Tuhan menarik kembali Isa putera Mariam, murid-muridnya kemudian menyebarkan agama Nasrani yang dianjurkan Isa itu. Mereka dan pengikut-pengikut mereka mengalami bermacam-macam penganiayaan. Kemudian setelah dengan kehendak Tuhan agama ini tersebar, datanglah Maharaja Rumawi yang menguasai dunia ketika itu, membawa panji Nasrani. Seluruh Kerajaan Rumawi kini telah menganut agama Isa. Tersebarlah agama ini di Mesir, di Syam (Suria-Libanon dan Palestina) dan Yunani, dan dari Mesir menyebar pula ke Ethiopia.

Sesudah itu selama beberapa abad kekuasaan agama ini semakin kuat juga. Semua yang berada di bawah panji Kerajaan Rumawi dan yang ingin mengadakan persahabatan dan hubungan baik dengan Kerajaan ini, berada di bawah panji agama Masehi itu.

Berhadapan dengan agama Mesehi yang tersebar di bawah panji dan pengaruh Rumawi itu berdiri pula kekuasaan agama Majusi yang di Persia mendapat dukungan moril di Timur Jauh dan di India. Selama beberapa abad itu Asiria dan Mesir yang membentang sepanjang Funisia, telah merintangi terjadinya suatu pertarungan langsung antara kepercayaan dan peradaban Barat dengan Timur. Tetapi dengan masuknya Mesir dan Funisia ke dalam lingkungan Masehi telah pula menghilangkan rintangan itu.

Paham Masehi di Barat dan Majusi di Timur, dengan hendak menghormati agamanya masing-masing, yang sedianya berhadapan dengan rintangan alam, kini telah berhadapan dengan rintangan moril, masing-masing merasa perlu dengan sekuat tenaga berusaha mempertahankan kepercayaannya, dan satu sama lain tidak saling mempengaruhi kepercayaan atau peradabannya, sekalipun peperangan antara mereka itu berlangsung terus-menerus sampai sekian lama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat AutoComplete TextField dengan JQuery

AutoComplete adalah salah satu fungsi jquery yang membuat pengisian data pada form menjadi lebih interaktif. AutoComplete berfungsi untuk memberikan sugesti pada user mengenai apa yang akan diisikannya dari data yang terdapat dalam database. Data tersebut biasanya didapat dari pengisian-pengisian sebelumnya. Kali ini kita akan membuat autocomplete pada input text field dengan mengambil data yang terdapat dalam database. PERSIAPAN : Download jquery library : sebelum memulai, silahkan download jquery library dan Jquery UI library-nya. Membuat database : Buatlah database baru di phpmyadmin dengan nama terserah anda, disini kita contohkan dengan nama "db_client". MEMBUAT FILE PHP : Pertama kita membuat file php untuk mengambil data dari database yang telah kita buat, simpan dengan nama "autocomplete.php". <?php $connection = mysqli_connect("localhost","root","","db_client") or die("Error " . my...

Definisi Algoritma dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari - Hari

Definisi Algoritma   Algoritma adalah urutan langkah - langkah logis untuk penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis. Kata logis merupakan kata kunci dalam Algoritma. Langkah-langkah dalam Algoritma harus logis dan harus dapat ditentukan bernilai salah atau benar. Melaksanakan Algoritma berarti mengerjakan langkah-langkah di dalam Algoritma tersebut. Pemroses mengerjakan proses sesuai dengan algoritma yang diberikan kepadanya. Contoh Algoritma dalam kehidupan sehari - hari                  1.        Algoritma menulis surat : a.     Mempersiapkan kertas dan amplop b.     Mempersiapkan alat tulis, seperti pena atau pensil c.      Mulai menulis d.     Memasukkan kertas ke dalam amplop e.     Pergi ke kantor pos untuk mengeposkan surat tersebut   ...

Cara Membuat List / Daftar Item pada HTML

List item digunakan untuk mengelompokkan data baik berurutan (ordered list) maupun yang tidak berurutan (unordered list). Ordered List Untuk membuat list terurut nomor (ordered list), kita gunakan tag pembuka <ol> dan penutup </ol>, sedangkan untuk mendata setiap itemnya menggunakan tag <li> sebagai pembuka dan </li> sebagai penutup. Contoh: Daftar Hari:<br> <ol> <li>Senin</li> <li>Selasa</li> <li>Rabu</li> <li>Kamis</li> <li>Jumat</li> <li>Sabtu</li> <li>Minggu</li> </ol> Output: Unordered List Untuk membuat list tidak terurut nomor (Unordered list), kita gunakan tag pembuka <ul> dan penutup </ul>, sedangkan untuk mendara setiap itemnya menggunakan tag <li> sebagai pembuka dan </li> sebagai penutup. Contoh: Daftar Hari:<br> <ul> <li>Senin</li> <li>Selasa</li> ...